Absennya Varane Bikin Deschamps Pusing

Melalui suara terbuka nya, Didier Deschamps tidak ragu untuk memberikan pengakuan jika tim nya saat ini sedang mengalami ganguan kecil perihal beberapa pemain inti mereka yang terkena cedera di akhir musim 2015/16 kemarin.

Tidak lain adalah masalah cedera yang diterima oleh Raphael Varane yang membuat sang pelatih tujuh keliling untuk mempersiapkan ulang di lini pertahan tim nya jelas Euro 2016 bulan Juni hingga Juli mendatang.

Diketahui jika cedera Varane didapat usai melakukan latihan bersama Real Madrid, letak cedera sang pemain ada pada paha yang diindikasikan hamstring. Alhasil Varane membutuhkan setidak nya tiga minggu untuk bisa pulih 100 persen.

Pada awalnya, Deschamps tanpa berpikir lama memasukan nama Varane dalam skuat Prancis, namun datang kabar terkait cedera Varane yang serius. Lantas mantan pemain Juventus itu tidak mau mengambil resiko besar dan langsung mencoret nama Varane dalam list skuat pemain Prancis.

Sebagai penggantinya, Deschamps memasukan nama Adil Rami untuk mengisi slot kosong yang ditinggalkan Varane.

“Kami tidak mesti melakukan perubahan dalam target kami di Euro 2016, akan tetapi kami tidak lupa untuk terus melakukan kerja keras. Saya tidak memiliki kecemasan dengan berita cedera Varane, namun itu sangat mengganggu kami dalam persiapan tim menuju Euro,” ungkapan yakin dari mulut Deschamps.

Berdasarkan catatan yang ada, Varane sudah bergabung di timnas senior Prancis pada musim 2013. Bersama timnas Prancis, Varane sudah menjalani 28 pertandingan dan sukses menceploskan dua gol. Sedangkan di level klub, bersama Real Madrid sang pemain berhasil menunjukkan peningkatan performa yang baik dan tidak segan sang pelatih Zinedine Zidane selalu memasukkan nama Varane sebagai starter dalam setiap pertandingan Los Blancos.

“Disini Varane tercatat sebagai pemain yang sudah memiliki pengalaman bermain di level tinggi, Piala Dunia 2014 menjadi buktinya. Namun saya tidak memiliki kecemasan tinggi dengan hilang nya dia di skuat kami, karena saya memiliki kepercayaan yang sama dengan pemain lain,”

Di lain sisi, Varane mengaku sangat kecewa dan tidak menyangkan akan melewatkan turnamen besar berlevel Piala Euro di negara nya sendiri.

“Jelas saya dan semua pemain yang mendapatkan cedera di akhir musim sekaligus tidak bisa bermain di Euro 2016 akan merasa kecewa besar, namun saya tidak akan pernah lelah untuk mendukung Prancis dengan apa pun yang akan terjadi. Semoga negara saya bisa menjadi yang terbaik di Eropa.” tutup Varane.