Buffon Ingin Tiru Langkah Pensiun Zidane Dengan Tandukan

Kiper kawakan Italia, Gianluigi Buffon masih belum memikirkan bagaimana karir akhir nya di sepakbola. Dalam pernyataan singkat nya, Buffon masih merasa bisa berkontribusi besar bagi tim yang dibelanya hingga setidaknya satu tahun ke depan.

Mengakhiri Euro 2018 kemarin, Buffon sempat menyatakan ingin membela timnas Italia di Piala Dunia 2018. Niatan Buffon itu lantas tidak terlalu sulit didapat, mengingat sosok nya sekarang masih menjadi andalan Juventus di bawah mistar.

Sementara itu, Buffon masih menjadi pilihan utama di timnas Italia meski sudah ada dua penjaga gawang muda yang tidak kalah bagus. Namun pelatih Italia, Giampiero ventura masih lebih memilih Buffon sebagai kiper utama.

Keputusan sang pelatih sendiri bukan tanpa alasan, dimana skuat inti Italia saat ini masih dihuni oleh pemain belakang Juventus. Ventura bisa diuntungkan dengan kesepahaman yang sudah dijalin para pemain itu bersama Buffon.

Buffon memperlihatkan gerak geriknya jika Piala Dunia 2018 Rusia ini mungkin akan menjadi akhir karir nya. Dan kesempatan itulah yang dinilai Buffon sebagai bahan candaan kepada media, dimana dia berkata: “Saya membayangkan pertandingan terakhir saya agak aneh. Mungkin saya akan mengakhiri karier seperti Zidane, menanduk lawan di tengah lapangan,”

“Namun sebelum itu terjadi, saya harus pikirkan bagaimana Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Bisa jadi pertandingan terakhir saya adalah di Piala Dunia itu nanti. SAya masih memiliki waktu panjang untuk memikirkan itu,” tutupnya.

Disamping itu, hal menarik di masa pensiun Zinedine Zidane adalah kenangan pahit ketika sang legenda menandukan kepala nya tepat di dada Marco Materazzi pada partai final Piala Dunia 2006. Zidane lantas diusir wasit dengan menerima kartu merah langsung, sementara Prancis harus menerima kekalahan dalam drama adu penalti serta Italia berhak mengangkat Piala Dunia 2006.