Bukannya Berduka, Pendukung Bari Malah Kibarkan Banner Kontroversi

Bukannya Berduka, Pendukung Bari Malah Kibarkan Banner Kontroversi

Sepakbola Italia masih dalam keadaan duka, hal ini tak lepas dari meninggalnya kapten Fiorentina, Davide Astori. Namun satu hal mengejutkan datang, dimana pihak gelap dari kelompok pendukung tim Serie B, Bari dengan berani mengibarkan banner kontroversi.

Astori sendiri dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap kemajuan timnya, pemain berusia 31 tahun tersebut dinyatakan meninggalkan dunia dalam keadaan tidur pada hari Minggu, 3 Maret 2018 pagi waktu Italia.

Astori meninggal dilokasi tempat hotel menginap, kejadian ini memberikan luka mendalam kepada kubu Fiorentina yang ketika itu bersiap bertanding melawan Udinese. Ketika itu, kematian Astori belum bisa dipastikan penyebabnya.

Tak lama setelah memastikan kematian Astori, muncul sebuah banner yang membentang di kota Bari. Tepatnya di sisi sebuah jalan flyover di ring road Poggiofranco. Adapun banner itu tertulis pesan yang meyayangkan kematian Astori.

Fiorentina Berduka

Namun tak hanya menguncapkan bela sungkawa, mereka malah lebih mengarahkan pesan kematian tersebut kepada pemain Atalanta, Andrea Masiello. Berikut isi banner tersebut: “Mengapa Astori dan bukannya Masiello?”

Berdasarkan laporan dari kota tersebut, banner itu terpasang dengan jarak waktu yang cukup lama. Bahkan hampir sepanjang malam. Akan tetapi sangat disayangkan pihak berwajib tidak mengatahui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Lebih lanjut tidak diketahui pula motif dari penyampaian banner tersebut. Namun bisa diartikan bahwa sosok Masiello disinggung karena keterlibatannya dalam kasus pengaturan skor yang terjadi pada sekitar tahun 2011 lalu sebagaimana dirinya masih bermain di Bari.

Sedikit membedah satu kasus besar tersebut, dimana pemain berusia 32 tahun ini mencetak gol bunuh diri disaat melawan Lecce. Gol bunuh diri tersebut memberikan kesempatan kepada sang lawan untuk bertahan dipentas Serie A Italia.

Atas sikap pengaturan skor tersebut, Masiello harus menerima hukuman 26 bulan. Dirinya juga terbukti mengatur skor di pertandingan Salernitana vs Bari, Bari vs Sampdoria, Palermo vs Bari, Bari vs Lecce dan Bologna vs Bari. Well, sangatlah wajar jika pendukung Bari melakukan aksi kekecewaan yang sangat besar atas tindakan Masiello yang sangat merugikan mereka.