Conte Undang Tevez Merapat Ke Chelsea

Mantan pemain Juventus, Carlos Tevez baru saja menyebutkan jika diri nya sempat mendapat panggilan telepon dari pelatih baru Chelsea, Antonio Conte yang mengundang sang pemain untuk bergabung dengan The Blues di musim 2016/17.

Spekulasi masa depan mantan pemain dari Manchester City itu pula mulai dipertanyakan selepas Boca Juniors takluk dari tim kejutan Independiente del Valle di gelaran Copa Libertadores 2016. Di laga itu Tevez mendapatkan kritikan tajam dari berbagai pihak lewat penampilan buruk nya sepanjang laga.

Di samping itu, Tevez juga pernah menyampaikan niat nya untuk gantung sepatu. Pemain yang berusia 32 tahun itu pula juga ingin mengakhiri masa karir nya di negara nya sendiri, meski tawaran banyak masuk dari berbagai klub Eropa.

” Saya hanya ingin mengatakan jika ‘semua berlalu’ dan tidak ada yang bisa merubah nya. Kami kalah di pertandingan penting Libertadores dan usai dua hari jatah libur, saya kembali berlatih dan saya akan memperbaiki ini semua,” tutur Tevez kepada media.

“Pertandingan itu membuat hati saya sakit, tidak ada yang bisa menggantikannya. Saya masih kuat bermain dan saya memiliki rencana untuk pensiun di Argentina dan akan terus bersama Boca Juniors,”

“Selepas beberapa hari ke depan, sedang menikmati latihan yang ada. Datang sebuah telepon dan Ternyata teman baik saya, Conte yang mengundang saya untuk bermain di Chelsea. Saya katakan tidak dan saya percaya itu bukan jalan yang baik. Saya katakan kepada dia ini adalah saat nya saya memikirkan untuk Boca Juniors dan mencari waktu yang tepat untuk pensiun,”

“Keluarga adalah prioritas saya dan saya akan memberikan apapun untuk mereka. Sejak kembali ke Boca Juniors, saya hidup untuk klub ini dan saya senang bersama mereka. Ketika Anda tak bisa mendapatkan apa yang diharapkan, maka sangat wajar jika kita memikirkan jalan lain.” tutup Tevez.

Tevez dan Conte dikenal memiliki hubungan dekat ketika mereka berdua pernah bekerja sama membangun Juventus dan hasil nya adalah luar biasa hebat, dua sosok penting itu sukses mengembalikan kejayaan Bianconeri level domestik serta Eropa dengan kembali mencicipi partai final Liga Champions.