Dianggap Bersalah, Ramos Banjir Kritik dari Media Mesir

Dianggap Bersalah, Ramos Banjir Kritik dari Media Mesir

 

Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, disebut sebagai pelaku utama atas cedera yang diterima Mohamed Salah ketika menjalani final Liga Champions 2018. Atas kejadian itu, sejumlah media besar Mesir mengutuk aksi Ramos yang sudah melukai hati fans Salah.

Mohamed Salah sejatinya menjadi satu pemain pertama yang menjadi tumbal dalam laga final yang digelar di Kiev, Ukraina, Sabtu (26/5/2018) atau Minggu dini hari. Mantan pemain AS Roma tersebut terpaksa ditarik ke luar pada menit ke-35 gara-gara mengalami cedera bahu serius.

Momen buruk ini terjadi karena aksi Ramos yang berupaya menghentikan pergerakan Salah. Terlihat dalam kamera, Ramis menarik tangan Salah dan upaya itu hanya untuk menjauhi bola dari pegangan Salah. Namun sayang, usaha itu harus berakhir buruk.

Salah justru terjepit di ketiak Ramos saat keduanya terjatuh ke atas rumput. Salah langsung menujukan rasa sakit dibagian punggung. Tim medis bahkan membutuhkan waktu hingga dua menit untuk memeriksa sebelum akhirnya membawa Salah ke luar lapangan.

Keterangan pihak Liverpool menyatakan bahwa Salah mengalami cedera bahu yang cukup parah dan segera dilarikan ke rumah sakit. Bermain tanpa Salah, Real Madrid dengan leluasa melancarkan gencatan senjata.

Sang Juara bertahan dua kali beruntung tersebut akhirnya keluar sebagai pemenang usai unggul 3-1 atas Liverpool. Adapun cedera yang didapat Salah mengancam posisinya di skuat Mesir yang akan berlaga di Piala Dunia 2018 mendatang.

Tak hanya pendukung Liverpool yang menunjukan rasa kecewa atas kekalahan tersebut, namun penduduk Mesir juga menampakan rasa kecewa yang mendalam. Usut punya usut, fans Mesir pada menaruh dendam terhadap Ramis yang dianggap dengan sengaja mencederai Salah.

Jika merujuk pada sikap fans tersebut, maka sangatlah wajar karena Salah merupakan andalan Mesir di Rusia 2018 nanti. Sosok nya mampu membawa Mesir kembali ke pantas Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak absen lama.

Tak hanya penduduk lokal, namun para media-media Mesir juga ikut menyerang Ramos. Salah satunya adalah Al-Masry al-Youm bahkan menempatkan foto Salah menahan rasa sakit di halaman depan. Al-Masry al-Youm juga menyebut Ramos sebagai tukang jagal yang berbunyi “Malam di mana Mesir menangis, Ramos tukang jagal melepaskan bahu Abu Salah.”

Tak hanya Al-Youm, ada juga media bernama Al-Watan yang merilis judul hujatan kebencian yang berbunyi “Biarkan Tuhan yang menghakimi Ramos,” tulis Al-Watan. Media berbahasa Mesir itu menganggap Sergio Ramos telah sengaja mencederai Salah agar keluar lebih cepat di Final Liga Champions.

Momen buruk itu sejatinya menggemparkan publik Mesir, karena Salah merupakan sosok pahlawan dan juga andalan mereka menuju ke Piala Dunia. Atas dasar itulah mereka sangat menantikan kabar positif terkait perkembangan cedera pemain terbaik Premier League 2017/18 tersebut.

Piala Dunia 2018 secara resmi dibuka pada tanggal 14 Juni 2018, dan berakhir pada tanggal 17 Juli mendatang. Sejatinya tim dokter dituntut untuk segera menyelesaikan tugasnya menyembuhkan cedera Salah sebelum waktu pargelaran dimulai.