Draxler Lebih Pantas Jadi Duet Neymar Ketimbang Mbappe

Julian Draxler lebih pantas jadi duet Neymar di Paris Saint Germain ketimbang Kylian Mbappe. Ungkapan ini dikeluarkan langsung oleh legenda Jerman, Stefan Effenberg.

Menurut Effenberg, Draxler tak perlu meninggalkan PSG karena takut bersaing dengan Mbappe. Berdasarkan pandangan Effenberg, kemampuan Draxler lebih matang dan akan sangat siap menyingkirkan Mbappe dari posisi winger.

Pada dasarnya, nama Draxler baru saja tercatat di skuat PSG pada bursa transfer musim dingin bulan Januari kemarin usai didatangkan dari Wolfsburg. Terbilang sangat tepat bagi PSG, ketika Draxler langsung nyetel dengan gaya taktik Unai Emery dan semakin membuat yakin bahwa sang pemain adalah yang terbaik ketika dia berhasil membawa Jerman juara Piala Konfederasi 2017.

Sampai pada akhirnya posisi Draxler mulai dipertanyatakan, momen ini terjadi ketika PSG sukses mendatangkan Neymar dan juga Mbappe. Diprediksikan jika Draxler akan menjadi pelapis dari kedua bintang tersebut dan tentunya situasi ini memunculkan spekulasi masa depan Draxler terancam.

Namun hal itu tak menghilangkan kepercayaan Effenberg bahwa Draxler akan mampu bersaing dan mungkin saja bisa menggantikan posisi utama dari Mbappe atau pun Neymar.

“Andai Draxler mampu masuk ke skuat inti PSG, maka saya yakin dia akan menjadi pemain kelas dunia. Dan itu harus menjadi tujuan utamanya. Saya melihat dia amat cocok di PSG. Dia sudah menunjukan peningkatan luar biasa,” cetus Effenberg.

“Draxler jauh lebih baik dari Mbappe, pengalaman serta kedewasaan Draxler mampu mematahkan semua keraguan. Untuk itulah saya percaya Draxler lebih pantas diduetkan oleh Neymar.” tutupnya.

Dengan situasi ini, maka yang akan menjadi pusat perhatian serius adalah Unai Emery. Sang pelatih akan menghadapi tekanan besar untuk bisa mengharmonisasikan pemain bertabur bintang PSG, jika mentan pelatih Sevilla itu mampu, maka PSG siap menjadi pengganti Barcelona maupun Real Madrid sebagai klub terbaik dunia.