Evra Belum Ingin Pensiun Karena 24 Saudaranya Menanti Dirumah

Patrice Evra, 36 tahun sampai saat ini belum menunjukan indikasi untuk gantung sepatu. Maraknya pertanyaan yang datang, Evra pun akhirnya angkat suara. Dalam penjelasan singkatnya, sang bek mengakui bahwa keinginannya untuk terus bermain karena ada sebuah tanggung jawab besar untuk memberikan asupan gizi kepada 24 saudaranya.

Evra pun menjadi pemain syarat berpengalaman, dirinya sudah beberapa kali pindah klub. Tercatat Evra pertama kali bermain di AS Monaco, Prancis. Melanjutkan perjuangan lama di Manchester United dengan menghabiskan delapan musim, lalu dirinya pindah ke Italia dengan merapat ke Juventus.

Tak merasa puas dengan raihan banyak gelar, Evra selanjutnya memutuskan untuk terus berkarir dengan menerima pinangan dari klub Prancis, Marseille. Menjalani libur pra musim, lantas Evra mendapatkan kehormatan untuk bermain dilaga testimonial Michael Carrick.

Tak mengurangi rasa hormat kepada Carrick, Evra mengharapkan sang gelandang bisa mencotohnya untuk terus berkarir sampai waktu yang menentukan.

“Saya pikir dia harus bisa mencontoh saya, untuk itu dia harus bisa bermain beberapa musim lagi. Saya sendiri masih bermain karena saya punya 24 saudara yang harus saya beri makan, jadi saya tidak bisa pensiun. Saya harus bekerja,” ungkapan tegas Evra dalam sebuah acara stasiun TV.

Terlepas dari itu, Evra mengaku sangat senang dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan. Sang bek mengakui senang bisa kembali ke Old Trafford dan tergabung bersama tim 2008.

“Sangat luar biasa, saya ingin berterima kasih kepada Michael Carrick yang telah mengundang kita semua untuk laga testimonial ini. Namun ini sungguh emosional, terlalu banyak emosi untuk kembali ke ruang ganti, untuk melihat Sir Alex Ferguson, suporter dan stadion,”

“Dengan hari yang indah yang akan terjadi, saya harus berterima kasih kepada Tuhan yang telah memberikan saya banyak kenikmatan sampai sekarang. Saya sangat senang dan ingin berterima kasih pula kepada seluruh keluarga Michael Carrick.” tutupnya.

Laga testimonial yang digelar Minggu kemarin, Setan Merah 2008 berhasil menahan imbang tim All-Stars dengan skor 2-2. Dua gol Manchester 2008 dilesakan oleh Nemanja Vidic dan Carrick, sedangkan tim All-Stars mencatatkan namanya dipapan skor melalui gol Gaizka Mendieta dan Robbie Keane.