Lolos Dari Sanksi, FA Dianggap Lindungi MU?

Adanya bias di Premier League, terutama perlakuan khusus bagi Manchester United, semakin terlihat dengan lolosnya Marcos Rojo dari hukuman restrospektif. Bek Setan Merah, itu sebelumnya menginjak Eden Hazard, dalam pertandingan Piala FA lawan Chelsea. Wasit tidak menghukumnya dalam pertandingan, Selasa dini hari 14 Maret 2017.

Asosiasi Sepakbola Inggris menolak memberikan sanksi retrospektif, dengan dalih tidak dapat megubah keputusan wasit, karena itu berarti membuka pintu untuk banyak laporan lainnya.

Diberitakan melalui pengumumannya, sikap FA memicu pertanyaan serius, merujuk keputusan mereka beberapa hari sebelumnya. FA menjatuhkan larangan lima kali bermain bagi bek Bournemouth Tyrone Mings, karena menginjak kaki Zlatan Ibrahimovic. Ibrahimovic juga mendapat sanksi retrospektif, karena membalas dengan menyikut Mings, tapi lebih ringan dengan hanya larangan tiga kali bermain.

Bedanya lama hukuman bagi Mings dan Ibrahimovic, itu kini semakin terlihat aneh dengan keputusan tidak menghukum Rojo. Wasit juga melihat insiden Mings dan Ibrahimovic, dan meloloskan mereka dalam pertandingan, namun FA tetap menjatuhkan hukuman restrospektif. Oleh karenanya, alasan FA tidak dapat mengubah keputusan wasit terhadap Rojo, terdengar sangat ganjil.

Mantan wasit Premier League Mark Halsey dengan tegas mengatakan, FA telah membuat keputusan yang salah. Mings mendapat larangan lima kali bertanding, dan FA harus konsisten. Rojo sangat beruntung tidak mendapat kartu merah, ujar Halsey.

Kini Manchester United bersiap menjalani partai Premier League pekan ke 29 kontra West Bromwich Albio akhir pekan ini. Kemenangan akan semakin mendekatkan mereka masuk ke posisi empat besar sebagaimana target klub musim ini adalah lolos ke babak putaran final Liga Champions musim depan.