Mantan Personil Oasis Sindir Fans Liverpool

Grup Band Manchester City

Legendaris grup band Oasis, Noel Gallagher, dengan lantang menyebut fans Liverpool merupakan fans sepak bola yang aneh. Lebih beraninya lagi, dia menyebut jika pendukung Liverpool merupakan orang yang memiliki sifat delusional.

Penyebutan Noel merujuk pada aksi Fans Liverpool yang melakukan reaksi berlebih saat Manchester City melawat ke Anfield di Liga Champions musim kemarin. Terbukti nyata, ketika fans Liverpool menyerang bus yang ditumpangi Sergio Aguero saat memasuki Anfield Stadium.

Hal ini pun tak lepas dari pandangan Noel yang diketahui merupakan pendukung setia Manchester City. Musisi asal Inggris ini juga sempat beberapa kali memberikan berbagai cara bagaimana menyukai The Citizens dan tak lupa memberikan komentar-komentar pedas kepada lawan-lawan City.

Hal yang sama pun dilakukan oleh Noel ketika diwawancarai oleh Talksport, soal bagaimana fans Liverpool memberikan sambutan kepada para pemain Manchester City di Liga Champions. Secara tegas, Noel menyebut jika mereka adalah sekelompok orang delusional.

“Penggemar Liverpool sedikit aneh. Emosi mereka selalu berlebihan. Mereka tak berbeda dengan Queen Mother. Dipikirnya semua orang mencintai mereka. Mereka sedikit delusional,” cetus Noel.

Noel juga menyampaikan pengalamannya bahwa di dalam bandnya terdapat tiga penggemar Liverpool. Dan tiap kali The Reds kalah, apalagi saat final Liga Champions, dia mengaku sangat senang ketika melihat teman-temannya sedih.

Fans Liverpool Bus Manchester City

“Saya memiliki tiga temah yang kebetulan pendukung Liverpool di dalam band, dan selalu senang melihat kehancuran mereka di sekitar bulan Maret dan secara khusus final Liga Champions. Ketika itu, kami berada di dalam panggung, dan saya bisa melihat beberapa penggemar fans merasa terluka sementara pertandingan terus berjalan,” tutup Noel.

Sudah menjadi luka pahit bagi Liverpool ketika mereka secara mengejutkan lolos ke partai final Liga Champions. Besar harapan bisa kembali mengangkat si kuping besar tersebut, ternyata Mohamed Salah dan kawan-kawan harus mengakui kematangan pengalaman dari para pemain Real Madrid yang sukses keluar sebagai Juara Liga Champions tiga kali beruntun.