Milioner Afrika Ingin Ambil Alih Arsenal?

Nama besar Arsenal tidak bisa diragukan lagi, salah satu nya dari dunia bisnis. Dunia sepakbola itu sendiri mampu memikat dari berbagai macam sisi. Ini bisa kita lihat ketika sosok terkaya Afrika mencoba untuk mengambil alih sepenuhnya saham dari The Gunners yang sudah direncanakan dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Dengan kekayaan lebih dari 10.9 juta miliar dollar, Aliko Dangote sempat mengelurkan pernyataan pada tahun lalu dalam kesiapannya untuk mengambil alih kepemilikan The Gunners dari tangan Stan Kroenke.

Dangote yang diketahui fanatik Arsenal ini berencana untuk menginvestasikan sebagian besar kekayaannya berupa pabrik semen yang berbasis di kota Lagos, meski belakangan disebut mengalami kerugian sebesar 4.4 juta miliar dollar akibat ketidakstabilan mata uang nigeria.

Dangote, 59 tahun baru ini kembali menegaskan keinginan nya untuk mengambil alih kepemilikan Arsenal setelah mengembangkan bisnis lainnya di bidang minyak dan gas bumi. Melalui bisnis yang baru ini, keuangan Dangote kembali mengalami peningkatan dan bukan hal yang mustahil jika dia benar-benar akan menjadi orang nomor satu di Emirates Stadium.

“Rencana saya tiga sampai empat tahun ke depan,” ungkap Dangote kepada media perihal niatnya untuk membeli klub raksasa Liga Primer Inggris.

Dangote menunjukkan kepercayaan diri nya bahwa dia adalah orang yang tepat untuk mengembangkan Arsenal jauh lebih baik lagi, melalui keahlian nya dalam mengembangkan bisnis baru, Dangote yakin bisa membawa Arsenal ke puncak nya. Semakin menarik perhatian, mengingat sudah bertahun-tahun The Gunners tidak mengalami banyak perubahan di era Kroenke dan pelatih Arsene Wenger.

“Ini bukan soal membeli Arsenal dan mengembangkan bisnis, ini akan menjadi sesuatu yang lebih jika saya berhasil membawa Arsenal menjadi lebih baik lagi,”

“Saya telah mengembangkan banyak bisnis dan semua itu berjalan dengan lancar, maka saya berpikir hal itu bisa saya jabarkan ke sebuah klub sepakbola. Sekarang, dengan proyek yang terus menghasilkan, saya rasa saya belum bisa menjalankan secara bersamaan.” tutupnya.