Mourinho Akui Matic yang Terbaik

Pelatih bertype keras milik Manchester United, Jose Mourinho belum lama ini mengakui bahwa Nemanja Matic adalah sosok terbaik yang pernah dia asuh di sepanjang karirnya sebagai pelatih sepakbola profesional.

Matic kembali ke Inggris usai direkrut Chelsea pada bursa transfer musim dingin bulan Januari 2014 silam. Menjalani musim debut dengan biasa saja, lantas Matic berhasil meningkatkan performa dengan sukses mempersembahkan gelar juara Liga Primer bersama Mourinho dimusim keduanya.

Mourinho sendiri mengakui jika dirinya dengan Matic selalu memiliki kedekatan yang sangat baik. Bahkan meski dia sempat membuatnya malu dengan memasukannya ke lapangan dan kemudian menariknya keluar lagi pada pertandingan lawan Southampton di musim 2015/16.

“Matic, saya harus memulainya dari mana. Saya tidak pernah mengatakan bahwa saya memiliki orang yang lebih baik daripada dia dalam karir saya. Dan dia memiliki dengan saya sesuatu yang membekas selamanya, dimana pertandingan itu membekas selalu dan dia berada dibangku cadangan, saya memainkannya di menit 45 dan saya menariknya keluar di menit 70, 75,” cetus Mourinho.

“Semua orang termasuk media menginginkan sebuah cerita, terlebih pers yang menginginkan darah. Darahku, darahnya, atau keduanya. Dia benar-benar merasakan kesedihan dan saya juga merasakan hal yang sama karena itu bukan sesuatu yang menyenangkan dan itu adalah sesuatu yang saya lakukan hanya dua kali dalam karir saya,”

“Keesokan harinya dia mendatangi saya dan meminta jawaban sembari berkata ‘Saya tidak bahagia, tapi ini salah saya. Saya tidak senang dengan apa yang Anda lakukan terhadap saya, tapi ini salah saya, karena cara saya bermain, saya bisa mengerti perubahannya,”

“Oke cukupkan disini dan mari teruskan bersama. Kami tidak terus bersama karena beberapa minggu kemudian saya dipecat. Tapi sekali lagi dia adalah salah satu ‘orang saya’, adalah salah satu pemain yang tetap berhubungan erat selama tahun-tahun ini bahkan ketika kami tidak bekerja sama. Jadi saya tahu bahwa pria besar itu ada di sana, bahkan dengan pengalaman serta mental yang lebih.” tutup Mourinho

Matic pun menunjukan loyalitasnya kepada Mourinho, bursa transfer musim panas kemarin telah membuktikan bahwa Matic memiliki kedekatan dengan sang pelatih. Secara mengejutkan Chelsea membiarkan Matic hijrah ke rival abadi Liga Primer, Manchester United.

Dengan bandrol 40 juta Pounds, Setan Merah berhasil membajak Matic keluar dari Stamford Bridge, London. Sepanjang empat pertandingan terakhir, Matic tak tergantikan dalam skuat inti Mourinho dan dipertandingan perdananya, Matic keluar sebagai match of the macth.