Pengalaman Kante Tertinggal Kereta Berakhir di Rumah Fans Arsenal

Agama Ngolo Kante

Satu kisah pengalaman yang menarik baru saja diceritakan oleh gelandang bertahan Chelsea, N’Golo Kante yang diluar dugaan menerima penawaran makan malam di rumah yang kebetulan adalah fans berat Arsenal dan bermain game FIFA setelah ketinggalan kereta untuk pulang ke Paris, Prancis.

Bisa disimpulkan bahwa Kante merupakan sosok pemain yang pemalu dan rendah hati. Pemain satu ini bukanlah orang yang suka banyak bicara, baiknya adalah Kante selalu fokus dalam mengerjakan semua tugasnya untuk bisa mencapai yang terbaik, dan khususnya di atas lapangan.

Sikap positif ini pun tertular di luar lapangan, tidak suka dengan gaya hidup glamor. Maka wajar saja sosok Kante memiliki banyak fans sepak bola, bahkan dia memiliki fans yang bukan berasal dari Chelsea. Bisa diartikan sangat sulit bagi siapa pun untuk membenci gelandang terbaik Timnas Prancis tersebut.

Cerita Masjid dan Kereta

Kante di Rumah Fans Liverpool

Tepatnya pada akhir pekan kemarin, Kante mendapat banyak sorotan media. Bukan karena melalukan tindakan buruk baik di atas lapangan, akan tetapi semua keramaian ini diterima oleh Kante di luar lapangan. Disebutkan secara pasti bahwa Kante menunjukan sikap kerendahan hatinya dengan menerima undangan makan malam dari seorang fans Arsenal.

Badlur Rahman Jalil yang merupakan fans Arsenal ini juga menjadi pusat perhatian karena berhasil mengajak Kante makan malam. Semua cerita menarik ini berawal ketika Kante yang ketinggalan kereta usai Chelsea bertanding melawan Cardiff City Sabtu lalu.

Kante yang diketahui beragama Islam mendengar suara adzan yang menandakan waktunya shalat, lantas Kante bergegas menuju masjid untuk melaksanakan kewajibannya tersebut. Secara kebetulan Badlur juga berada di masjid itu untuk melaksanakan ibadah shalat.

Bertemu dan bersapa salam sembari menawarkan makan malam di rumahnya, pria berusia 31 tahun itu pun berhasil membujuk Kante dan sang pemain pun dengan senang hati menerima ajakan tersebut.

“Saya pergi ke masjid pada Sabtu malam untuk beribadah dan kami beribadah bersama-sama. Ini ajaran Islam untuk mengundang tamu ke rumah Anda untuk makan malam, jadi saya bertanya kepadanya. Dia datang dengan saya dan saudara saya karena dia sendirian dan mengatakan dia hanya akan pulang ke rumah,” buka Badlur.

Sampainya di rumah Badlur, keluarga langsung menyuguhkan makan berupa kare ayam untuk Kante. Dan setelah tuntas makan, Kante langsung menerima tantangan teman-teman Badlur dengan bermain game sepakbola FIFA.

“Dia sedang menjalani diet protein jadi kami punya kari ayam. Sampai dia juga minum secangkir teh. Dia berhasil mengalahkan kami semua di game FIFA dan kemudian kami menyaksikan Match of the Day. Malam yang sungguh menyenangkan.” lanjut Badlur.

Fans Klub Terbaik Inggris Bergabung

Kante Ketinggalan Kereta

Badlur melanjutkan bahwa dirinya tidak hanya berdua dengan Kante ketika bermain game FIFA, disebutkan olehnya bahwa dia sempat mengundang salah satu teman dekatnya bernama Jahrul. Teman Badlur yang diketahui seorang fans Liverpool ini menceritakan bahwa Badlur mengirimkan pesan kepadanya agar datang ke rumahnya malam itu.

“Kakak laki-laki teman saya melihatnya di masjid dan bertanya mengapa dia ada di sana, Kante menceritakan secara lengkap bahwa dia ketinggalan kereta Eurostar-nya ke Paris. Dia berencana untuk berkujung ke rumah keluarga. Teman saya mengundangnya ke rumahnya dan mengatakan dia akan dengan senang hati memberinya makan.”

“Tak lama berselang dia muncul dan makan kari ayam dan bermain FIFA. Saya mendapat pesan utuk gabung jadi saya pergi dan kita semua duduk di sana menonton Match of the Day bersamanya.”

Pembuktian cerita ini disampaikan langsung Jahrul yang sempat memposting keberadaan Kante di rumah Badlur, dirinya juga sempat berfoto bareng sembari memberikan caption dengan harapan Kante mau bergabung Liverpool.

“Saya berbicara dengannya, saya memintanya untuk gabung Liverpool dan dia bilang dia akan memikirkannya,” tulis Jahrul di akun twitternya.