Penyebab Kegagalan Belanda Lolo Euro 2016

Penyebab Kegagalan Belanda Melaju ke Euro 2016 Perancis

Berakhir sudah harapan publik Belanda untuk melihat timnas kebanggaannya tampil di Piala Eropa 2016 Perancis. Di pertandingan terakhir melawan Republik Ceko, Belanda dipaksa menelan pil pahit di kandang mereka sendiri. Belanda kalah dari Republik Ceko dengan skor 2-3. Kekalahan tersebut membuat Belanda berada di posisi keempat klasemen dengan koleksi 13 poin. Jangankan lolos langsung, untuk meraih tiket play off saja Belanda juga tak sanggup.

Rival terdekatnya, Turki, mampu melenggang mulus sebagai peringkat tiga terbaik dan dipastikan akan lolos otomatis tanpa harus melewati babak play off. Apa saja kesalahan Belanda sehingga gagal lolos ke Perancis? Berikut ini ulasan singkatnya.

1. Lini Belakang Keropos

Di ajang kualifikasi Piala Eropa ini, barisan pertahanan Belanda sangat buruk. Dari sepuluh laga yang telah dijalani, anak asuhan Danny Blind kebobolan 14 gol. Fakta ini cukup mengejutkan mengingat prestasi Belanda sebagai salah satu Negara dengan barisan pertahanan terbaik di Piala Dunia 2014 lalu. Tidak adanya sosok senior di lini pertahanan juga sangat berpengaruh. Mayoritas bek Belanda berusia di bawah 25 tahun.

2. Terlalu Mengandalkan Pemain Senior

Di Piala Dunia 2014 lalu, nama-nama pemain muda seperti Stefan De Vrij, Martins Indi, hingga Memphis Depay menjad debutan Belanda yang sukses membawa tim Oranye ke babak semifinal. Pemain-pemain muda tersebut kembali dipercaya dalam skuad Belanda di kualifikasi Piala Eropa. Namun, hal itu tak bisa menutupi fakta bahwa Belanda sangat bergantung pada para pemain senior. Pemain-pemain seperti Van Persie, Klass Jan Huntelaar, Wesley Sneidjer, hingga Rafael Van der Vart menjadi tumpuan Belanda di tiap laga. Hal ini tentu bisa menjadi boomerang karena usia dan masa keemasan dari pemain senior tersebut sudah banyak yang lewat.

3. Pelatih Minim Pengalaman

Sosok yang harus bertanggung jawab atas kekalahan ini adalah pelatih Belanda, Danny Blind. Danny Blind dianggap tidak mampu mengangkat performa tim. Minimnya pengalaman menjadi salah satu faktor penyebabnya. Sebelum ditunjuk sebagai pelatih kepala Belanda, Blind hanya pernah sekali memimpin klub Ajax Amsterdam. Minimnya jam terbang di level atas membuat permainan Belanda di bawah Danny Blind sangat mengecewakan.

Untuk pertama kalinya sejak 1984, Belanda harus kembali tersingkir dari kejuaraan bergengsi antar Negara Eropa. Hal ini tentu sangat disayangkan publik sepakbola Belanda. Dengan sejarah panjang yang dimiliki Belanda, sudah sepatutnya Belanda berada di babak utama Euro 2016. Tapi nasib berkata lain.