Tidak Yakin Lolos, Pendukung Arsenal Jual Kembali Tiket Leg Kedua Lawan Munchen

Fans Arsenal baru saja menunjukan bentuk kekecewaan besar mereka atas klub kesayangan nya usai kalah telak 5-1 atas Bayern Munchen di ajang 16 besar Liga Champions tengah pekan kemarin.

Pada dasarnya harapan baik datang ketika Arsenal mampu menyamakan kedudukan hingga babak pertama berakhir, melalui gol penalti Alexis Sanchez. Akan tetapi babak kedua telah menjadi mimpi buruk The Gunners, dimana anak asuh Arsene Wenger nampak tak berdaya dengan gelontoran empat gol dari pemain Munchen.

Itu artinya, kekalahan tersebut sangatlah berat bagi Arsenal untuk membalasnya di leg kedua pada bulan Maret mendatang. Lantas muncul rasa tidak yakin dari fans Arsenal sendiri, setelah menyaksikan langsung permainan Arsenal yang tidak berdaya di Allianz Arena.

Dan menariknya adalah ketika Para fans yang sudah terlanjur membeli tiket untuk leg kedua, lantas melakukan aksi beramai-ramai menjual kembali tiket leg kedua tersebut. Sebagai catatan dan pembuktian bahwa aksi itu benar adanya, bisa dilihat dari situs penjualan tiket resmi Arsenal, saat kickoff laga melawan Munchen semua tiket terjual habis tanpa sisa.

Bentuk Tiket Arsenal Vs Bayern Munchen

Akan tetapi semua menjadi klimaks buruk ketika Munchen dipastikan meraih kemenangan besar 5-1 dan fans Arsenal langsung melakukan pergerakan cepat secara bersamaan dengan menjual kembali tiket yang sudah dibeli. Sejatinya beberapa fans di 18 sektor sudah bisa dibeli kembali dengan bentuk tiket berwarna orange.

Disamping itu, bentuk kekecewaan lain nampak dari permintaan fans yang mendesak petinggi klub untuk mendepak Wenger dari posisi nya sebagai pelatih utama Arsenal. Banyak yang beranggapan jika Wenger sudah tidak mampu lagi menangani klub sebesar Arsenal dan taktik nya acap kali tidak berjalan sesuai harapan atau dengan kata lain taktik nya kalah bersaing dengan taktik baru.

Fans Arsenal sebenarnya sudah sangat menantikan gelar juara dari pentas Premier League atau pun Eropa yang sudah lama tidak mereka dapatkan, meski Wenger adalah salah satu pelatih tersukses dalam kebangkitan Arsenal di pentas domestik maupun Eropa. Akan tetapi cara melatih Wenger mungkin sudah tidak mampu bersaing dengan kemajuan zaman dan hal ini berdampak dengan puasa gelar Arsenal selama 10 tahun terakhir.