Verratti: “Buffon Adalah Jaminan Italia Di Bawah Mistar”

Marco Verratti baru saja kembali ke dalam skuat Italia usai absen sejak bulan Febuari lalu karena cedera yang menimpanya, pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Israel menjadi yang pertama bagi Verratti di musim 2016 ini.

Terlepas dari itu semua, pemain Paris Saint Germain itu mengakui bahwa pertandingan melawan Israel bukanlah pertandingan yang mudah dan sangat beruntung bagi Italia memiliki sosok Gianluigi Buffon di bawah mistar gawang.

Pertandingan itu sendiri dimenangkan oleh Italia dengan skor 3-1, namun yang menarik dari kemenangan itu adalah Verratti dan kawan-kawan harus bekerja extra keras untuk meraih kemenangan perdana. Dimana Gli Azzurri harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-54 babak kedua.

Maka sangat wajar jika Verratti mengklaim bahwa Azzurri beruntung memiliki kiper kuat pada diri Gianluigi Buffon yang melakukan banyak penyelamatan dan memberikan jaminan di bawah mistar gawang Italia selama 90 menit.

“Pertandingan perdana bagi saya, jelas ini sangat sulit dan saya pun tidak bisa tampil selama 90 menit akhir. Pemain kami sangat berambisi meraih kemenangan perdana dan saya pun ikut larut ke dalam nya. Semua pemain tampil ngotot,” ungkap Verratti usai pertandingan.

“Kami bekerja keras untuk melindungi gawang kami sejak menit 60 sampai 70 dan semua ini terjadi ketika kami bermain dengan 10 pemain sehingga mereka bisa masuk dengan mudah ke dalam pertahanan kami,” tambahnya.

“Menjadi sangat sempurna ketika kami memiliki penjaga gawang sekelas Buffon dan keberuntungan kami dia selalu siap untuk Italia. Penyelamatan nya sudah menenangkan kami sepanjang laga dan dia sungguh kiper terbaik dunia.” tutup Verratti.

Kemenangan Italia sendiri menjadi yang pertama bagi sosok pelatih baru, Giampiero Ventura usai menggantikan posisi Antonio Conte yang hijrah ke Chelsea akhir musim panas kemarin.